10 Cara Mendapatkan Konsumen

10 cara mendapatkan konsumen thumb

ilustrasi

Memiliki sebuah usaha tanpa punya konsumen sepertinya percuma saja. Ya… karena kalau kita punya usaha, itu artinya kita punya produk yang ingin kita jual. Kalau ada produk tapi tidak ada pembeli untuk apa usaha tersebut kita bangun? Bukankah akan sia-sia?

Oleh karena itulah penting bagi kita semua pengusaha ataupun yang belum berusaha tapi sedang mencari bisnis apa yang ingin dibuat adalah konsumen. Kita sering sekali lalai membidik atau menarget konsumen. Sehingga yang terjadi adalah sangat sulit untuk menawarkan barang atau produk yang kita miliki.

Bagaimana  Cara Mendapatkan Konsumen

Sebelum kita membahas cara mendapatkan konsumen, kita perlu mengetahui, sebenarnya apa yang dibutuhkan konsumen kita. Misal kita hendak menjual sepatu. Coba kita perhatikan dulu, sepatu apa yang ingin kita jual. Misal sepatu BOOT, yang sering dipakai untuk para petani. Tentu kita harus membidik para petani. Mungkin ada yang akan membeli sepatu BOOT tersebut sekalipun dia bukan petani. Tapi pasarnya hanya sedikit.

Misalnya saja seperti di Jakarta. Di Jakarta jika musim penghujan tiba, maka banjir bisa terjadi dimana-mana. Oleh karena itu mungkin beberapa orang akan membeli sepatu BOOT tersebut. Tapi apakah hal tersebut banyak laku? Belum tentu. Karena tidak semua orang butuh sepatu BOOT saat banjir, termasuk saya heheeheh… 🙂  😛

Jika sudah paham, berarti penting bagi kita untuk menargetkan siapa yang akan menjadi pembeli produk kita. Dalam hal contoh di atas, maka kita targetkan saja pembelinya para petani. Seperti itulah contohnya.

Baik, langsung kita bahas 10 cara mendapatkan konsumen yang paling ampuh saat ini :

#1. Mengadakan Seminar

Boleh dibilang jika kita mengadakan seminar untuk menawarkan sebuah produk baik barang ataupun jasa, maka kuncinya adalah, jangan sekali-sekali kamu langsung menjual apa yang ingin kamu jual. Hal ini sangat tidak etis. lalu bagaimana caranya?

Buatlah terlebih dahulu sebuah penjelasan tentang sesuatu yang menyangkut kepada produk yang akan kita tawarkan. Misalnya begini: kamu hendak menjual sepatu BOOT kepada para petani. Ada baiknya kamu buatlah sebuah seminar penyuluhan tentang pentingnya kesehatan kaki, keamanan kaki dan lain-lain. Dengan demikian kamu menawarkan sepatu BOOT untuk mereka pakai agar hal-hal tersebut tidak terkena mereka. Ini sangat ampuh dalam menggerakkan emosi mereka untuk segera membeli. Apalagi disertai DISKON besar.

#2. Referal

Beberapa dari antara kamu mungkin sudah mengerti apa itu Referal. Gampangnya kalau di dunia online biasanya ditandai dengan sebuah link yang bisa mengajak orang lain. Tapi kalau di dunia Offline, kira-kira gambarannya adalah kamu sebagai sponsor orang lain. Artinya kamu mengajak orang lain.

Prinsip ini sangat banyak dipakai para pebisnis sebagai teknik marketing dengan biaya yang paling rendah. Tentu saja, karena mereka bisa ngomong ke orang lain tanpa harus kita bayar. Lebih dahsyatnya lagi, jika produk yang kita jual tersebut benar-benar ampuh dan bagus.

#3. Sebar brosur

Okelah jika sekarang sudah jaman canggih dan digital. Semua sudah menggunakan Gadget atau laptop. Tapi kita harus tahu, para petani yang masih “kolot” juga bisa menjadi pasar tersendiri.

Artinya masih banyak orang yang membutuhkan promosi melalui media brosur ini. Tetaplah lakukan penyebaran brosur agar pencapaian jangkauan target pasarnya lebih luas termasuk orang-orang yang tidak mengenal dunia online dan digital.

#4. Website Optimasi Google

Jaman yang sudah secanggih ini memaksa setiap pebisnis untuk tampil lebih maju. Semua perusahaan-perusahaan rata-rata sudah memiliki website. Bukan untuk gaya-gayaan memiliki website, tapi untuk menjangkau para konsumen mereka diberbagai tempat. Ini juga sebagai trend sebagai pembuktiak ke-Profesionalismean dari sebuah brand perusahaan.

#5. Mengikuti seminar

Pernahkah kamu mengikuti seminar? dan pernahkah kamu melihat orang-orang di seminar tersebut melakukan tukar-tukaran kartu nama?

Hal ini sanagat sederhana bukan? Tapi efeknya sangat besar looh.. Karena dengan tukarang kartu nama, biasanya kita bisa langsung ketemu kepada pemilik perusahaan, atau mungkin yang punya Frenchise dan lain-lain. Bayangkan jika mereka menjadi konsumen anda. Luar biasa bukan?

#6. Pameran Franchise

Menyambung poin ke lima di atas, kamu bisa mengikuti pameran-pameran Franchise. Para pengusaha segala macam jenis usaha ada pameran tersebut. Oleh karena itu jangan lupa untuk selalu mempersiapkan kartu nama ketika kamu pergi ke pameran atau seminar.

#7. Whatsapp, BBM, SMA atau telepon

Canggihnya zaman saat ini membuat siapapun sangat mudah menerima dan mengirim informasi. Gunakan Sosial Chatting yang kamu punya untuk promosi secara BroadCast. Dengan begitu, sekali kamu berpromosi targetnya langsung banyak dan tertarget. Yaah… paling tidak semua kontak kamu bisa melihat promo yang kamu lakukan. Konsumenpun berdatangan untuk memesan kepada mu.

Baca : 5 Aplikasi Sosial Chatting Paling Populer

#8. Sosial media

Sudah tidak diragukan lagi bahwa hampir 100juta penduduk Indoensia menggunakan Facebook dan media sosial lainnya. Coba kamu bayangkan seberapa besar peluang mu dan bagaimana cara mendapatkan konsumen dari jumlah yang besar itu.

Pelajari teknik berjualan dari Facebook, karena tidak semua orang berhasil berjualan dari Facebook. Gunakan teknik-teknik terbaik. Mulai dari bahasa promosinya, gambar dan servis serta respon yang kamu berikan. Sayangilah konsumen anda.

Baca : Pentingnya gambar untuk berjualan dari Facebook

#9. Media Cetak

Mungkin ini sudah mulai ditinggalkan orang. Tapi perlu kita pahami bahwa media cetak masih memiliki konsumen. Itu artinya ada saja orang-orang yang lebih percaya kepada media cetak daripada media Online. Kamu bisa beriklan di media cetak untuk mendapatkan konsumen yang aktif membaca media cetak.

#10. Iklan Radio dan Televisi

Untuk yang satu ini kamu harus memiliki budget keuangan yang cukup. Pasalnya untuk beriklan di media elektronik ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Jika kamu terbatas dari sisi keuangan, maka kamu tidak perlu melakukannya. Tapi jika kamu memang memiliki budget yang cukup, tidak ada salahnya kamu beriklan di media Radio dan Televisi.

Alasannya sudah sangat jelas, bahwa Radio dan Televisi menjadi sebuah media yang PALING dipercaya orang sampai saat ini. Tidak mungkin ada tipu menipu di televisi. Image tentang Radio dan Televisi sangat BAIK di kalangan masyarakat.

Selain itu, jangkauannya yang sangat luas membuat semua target konsumen bisa kita capai. Termasuk segala umur mulai dari yang muda sampai yang tua. Beberapa perusahaan melakukan hal ini dan terbukti berhasil dari sisi penjualan dan keuntungan yang didapatkan. Jadi kamu perlu mempertimbangkannya suatu saat kelak.

 

Related Posts

About The Author

Add Comment

Pesan Anda