7 Tips Menulis Email Marketing yang Efektif

Ilustrasi- 7 Tips Menulis Email Marketing yang Efektif

Ilustrasi- 7 Tips Menulis Email Marketing yang Efektif

Meningkatkan penjualan online melalui email marketing memang bukan hal yang mudah. Semua berlomba mengirim email untuk menarik perhatian para calon pelanggan sehingga kita mempunyai begitu banyak kompetitor dalam meraih simpati penerima email.

Sebuah survey yang dilakukan oleh TargetingMantra, menemukan bahwa mayoritas pembelanja oline merasa terganggu saat menerima pesan promosi di emailnya. Sebanyak 69% merasa bahwa email marketing hanya promosi yang mengganggu, 23% menganggapnya sebagai spam.

Hanya 8% saja pembelanja online yang merasa email marketing yang diterimanya sudah cukup personal dan membuat mereka bersedia membacanya. Ini berarti, mayoritas email marketing yang digunakan para pebisnis online masih belum mampu menarik perhatian pelanggan. Virgillito seorang blogger marketing, berbagi 7 tips menulis email marketing yang efektif:

1# Personalisasikan Email

Menurut MarketingSherpa, personalisasi email mampu meningkatkan klik ke sebuah web e-commerce hingga 750%. Langkah utama untuk mempersonalisasi email adalah dengan menyapa nama pelanggan, terutama nama depannya. Lalu, personaliasikan juga subyek email Anda agar lebih menarik perhatian.

Hal ini dapat Anda lakukan dengan melakukan analisis perilaku para pelanggan. Barang apa yang mereka paling sering beli, warna dan model apa yang paling disukai. Sebaiknya hindarilah kata-kata yang akan membuat email Anda masuk spam, yaitu kata-kata seperti winner, bonus dan free.

2# Ingatkan Belanja yang Tertunda

Dari semua pelanggan yang mengunjungi online shop, ada saja yang menunda transaksi. Bisa karena sibuk, lupa atau belum bisa memutuskan. Inilah guna dari email marketing, mencoba mengingatkan mereka bahwa ada transaksi yang belum diselesaikan.

Ada software otomatis yang bisa mendeteksi transaksi mana yang masih tertunda. Anda dapat mengirim email ke pelanggan yang bersangkutan dan membantu menyelesaikan masalah tersebut.

3# Kirimkan Panduan Berbelanja

Banyak pelanggan yang merasa bingung ketika mengunjungi online shop. Mereka berhadapan dengan begitu banyak penawaran produk ynag menarik sehingga sulit memutuskan untuk membeli yang mana. Sebagai strategi marketing yang baik, email bisa dipakai untuk mengirimkan panduan belanja yang lebih tersasar ke pelanggan tertentu.

Setelah mengenali apa selera dan kebutuhannya, Anda bisa mengirim mereka daftar produk yang sesuai dengan selera pelanggan. Dengan cara ini, pelanggan tidak akan menganggap email marketing sebagai suatu pengganggu.

Baca Juga: 5 Teknik Menjual Dari Internet Untuk Bisnis Online Indonesia

4# Tampilkan Bukti

Sebuah email akan terkesan mengarang sesuatu jika hanya menghadirkan kata-kata manis semata. Tampilkanlah bukti bahwa produk dan layananmu memang bisa memuaskan. Misalnya, lampirkan data, seperti berapa bayak orang yang sudah memakai produk Anda  atau kesaksian pelanggan yang puas dengan layananmu.

Hasil survey yang membuktikan bahwa layanan bisnismu cukup baik dapat ditampilkan di email. Orang cenderung untuk percaya pada cerita orang lain, maka hadirkanlah hal tersebut pada email Anda. Bahkan, Anda bisa juga menambahkan video untuk lebih meyakinkan calon pelanggan Anda.

5# Kirimkan Reminder

Ada beberapa produk yang perlu diperbaharui setiap jangka waktu tertentu. Misalnya, produk kosmetik yang hanya dapat bertahan enam bulan saja, atau baterei gadget yang mulai berkurang performnya setelah satu tahun. Pelanggan akan mudah lupa hal-hal tersebut. Tugas email marketing ialah mengingatkan hal-hal tersebut melalui email.

Sebaiknya kirimkan juga beberapa produk keluaran terbaru yang bisa menarik hati pelanggan. Betul, ini sesungguhnya email yang berisi penawaran produk tapi dilakukan dengan cara yang halus dan etis.

6# Hargai Loyalitas Pelanggan

Perhatikan siapa saja pelanggan Anda yang cukup setia. Mereka bisa saja pelanggan-pelanggan awal yang masih loyal berbelanja produk Anda atau sudah membeli produk Anda dalam jumlah sangat besar. Catatlah hari  ulang tahun atau hari-hari istimewanya, ketahui apa hobinya dan produk apa yang jadi favoritnya.

Tidak ada salahnya mengirim email ucapan selamat ulang tahun, disertai voucher hadiah untuk mendapatkan produk tertentu secara gratis atau dengan potongan harga.

7# Follow Up Transakssi yang Gagal

Dalam bertransaksi, kita sering menjumpai pelanggan yang membatalkan pesanannya. Bisa karena keterbatasan stok atau model tertentu yang diinginkan tidak tersedia. Email dapat menindaklanjuti transaksi-transaksi yang gagal tersebut.

Cobalah Anda kirimkan email permintaan maaf sekaligus menawarkan produk lain yang kemungkinan sesuai dengan kebutuhannya. Sampaikan bahwa produk itu sengaja Anda sediakan untuk mengobati kekecewaan mereka yang gagal bertransaksi. Pastikan email ini benar-benar untuk membuat mereka terhibur dan akhirnya bersedia melakukan transaksi bukan sekedar mendongkrak penjualan.

 

 

About The Author

Reply

Pesan Anda