Beli Iphone Dapat Sabun – Marketing Paling Jitu

beli iphone dapat sabun

Gmb : nusantara

Sudah dengan kasus yang menimpa Lazada Indonesia dengan kasus Beli Iphone Dapat Sabun?? Heheeh…. lucu memang  dan agak menggelitik. Tapi itulah dunia bisnis. Selalu ada cara-cara yang bisa ditempuh baik untuk meningkatkan atau menjatuhkan. Sebelum itu mari kita lihat kasusnya yah… Saya gak perlu menceritakanya di sini, Frends cukup membaca beritanya di :

Berita : Beli iPhone dapat Sabun

Saya hanya ingin mengulas sedikit bagaimana raksasa – raksasa dalam bidang online ini menjadi pemain yang sangat sulit ditandingi. Okey…Mari kita buang dulu jauh-jauh otak negatif kita yahh… hihihhi …. supaya kita juga bisa belajar tentang strategi – strategi yagn mereka lakukan baik sengaja ataupun tidak sengaja, yang pada akhirnya menaikkan pamor mereka. Nah mulai bingungkan??? Mari kita bahas…

Beberapa waktu lalu ada transaksi yang dilakukan pak Danis :

beli iphone dapat sabun hanya di lazadaDia membeli Iphone 6+ dari salah satu toko di lazada. Looh…kok salah satu toko di lazada?? Yah…bagi anda semua yang tidak atau belum mengerti cara kerja lazada, maka saya akan menjelaskannya. Lazada adalah marketplace. Mereka sebagai pihak ketiga yang menghubungkan antara penjual dan pembeli. Sama dengan toko online Tokopedia, Bukalapak, Elevenia, rakuten, Qoo10 dan masih banyak lagi di indonesia.

Lalu… Lazada tidak menjual produk?? Setahu saya mereka juga ada menjual produknya sendiri. tapi sebagian besar yang berjualan di lazada adalah marchant-marchant atau toko-toko lain. Saya juga pernah melakukan kerjasama dengan lazada.

Jadi … dari kasus yang terjadi, pak Danis ini membeli iphone bukan dari lazada atau barang lazada. Tapi salah satu marchant yang ada. Jadi kalau dibilang lazada salah? sebenarnya belum bisa dibuktikan. Itu pihak yang berwajib yang harus menyelidikinya. Tapi begini… yang saya mau jelaskan adalah … Dengan terungkapnya kasus ini ada beberapa hal yang perlu kita lihat yaitu,

Menguaknya kasus beli iphone dapat sabun salah satu cara Brand Awareness yang ampuh.

Mengapa cara yang ampuh??? Karena ternyata dengan adanya pemberitaan ini (terlepas dari sisi negatifnya), maka akan menyebar secara VIRAL (Baca : Apa itu viral marketing). LAZADA akan semakin dikenal maasyarakat bahwa ada toko online terbesar di Indonesia yang namanya adalah lazada.

Apakah kasus Beli Iphone Dapat Sabun dituntaskan??

Pada akhirnya, mereka (pihak lazada) mengklarifikasi hal ini kepada PERS dan publik bahwa mereka menuntaskanya sampai selesai. Itu artinya pihak Lazada merupakan Toko Online yang TETAP BISA DIPERCAYA. Jika ada kendala ataupun Masalah yang dihadapi, Mereka akan langsung turun tangan dan tidak membiarkan masalah itu menimpa konsumen mereka. Lazada akan melindungi KONSUMENYA agar mereka tidak jera berbelanja di lazada. SANGAT LUAR BIASA BUKAN??? Bahkan media-media besarpun ikut meliput kasus ini yang secara tidak langsung memberikan informasi tentang lazada tanpa harus membayar mahal-mahal biaya marketing.

Baca Klarifikasi lazada : Lazada Tuntaskan Kasus Beli iphone dapat sabun

Dengan demikian, siapakah yang semakin tidak percaya dengan lazada?? Untuk apa takut??? Karena mereka akan menuntaskan setiap keluhan dari konsumenya.

Terlepas dari adanya dugaan balck campaign, lazada tetaplah lazada yang memberikan layanan terbaik semampu mereka untuk konsumenya.

Seperti yang saya tuliskan di atas, terlepas dari sengaja atau tidak sengaja bahkan mungkin Black Campaign, dengan adanya kejadian ini lazada tetap diuntungkan. Bagi konsumen yang sudah berkali-kali belanja di Lazada atau bahkan yang hanya beberapa kali, dan mereka puas, saya yakin mereka tidak akan terkena dampak apapun. Mereka akan tetap percaya kepada layanan lazada.

Berbeda yang masih pemula dalam belanja online, mungkin masih ragu berbelanja di lazada. Tapi dengan adanya klarifikasi dari lazada, maka konsumen PASTI akan semakin percaya bahwa lazada memang bukan penipuan. Logikanya begini, kalau mereka mau menipu, mengapa mereka harus melakukanya sekarang??? BUKAN DARI DULU??

Related Posts

About The Author

2 Comments

Add Comment

Pesan Anda