Cara Bisnis Baju Online tahun 2015

online shopperSudah tidak bisa dipungkiri lagi dan tidak ter-elakkan bahwa aktifitas online selalu kita lakukan setiap saat, bahkan dalam waktu yang sangat singkat. Anda bisa melihat prilaku manusia saat ini, bahwa sebentar-sebentar mereka akan melirik ke gadgetnya untuk melihat perkembangan yang terjadi atau chattingan yang masuk baik melalui BBM, Whatsapp, LINE dan lain-lain yang sangat banyak jumlahnya.

Ini sebenarnya bisa kita manfaatkan sebagai peluang yang bagus untuk mulai meraup keuntungan dari seringny aktifitas yang dilakukan dengan Smartphone atau gadget mereka. Anda bisa mayangkan ketika anda memiliki produk, entah itu makanan, minuman, baju, sepatu atau apapun termasuk jasa anda bisa anda jual hanya dengan beberapa sentuhan lalu anda menawarkanya melalui sosial media tersebut. Intinya saat ini jika anda memiliki produk baik barang atau jasa, maka anda bisa mendapatkan uang.

Sekarang mari kita bahas tentang Bisnis Baju Online tahun 2015. Mengapa saya mengambil topik ini, karena saya sudah jalan-jalan ke toko online besar di Indonesia seperti Lazada, Blibli, Q0010, Tokopedia, Lakupon dan masih banyak lagi dan saya bertanya kepada mereka produk apa yang paling laris mereka jual??? Jawaban mereka serentak mengatakan bahwa produk yang paling laris dijual adalah baju atau fashion.

Saya bisa menyimpulkan bahwa Bisnis Baju Online tahun 2015 masih sangat menjanjikan. Alasan lain yang menunjang tingginya permintaan ini adalah dikarenakan harganya yang tidak terlalu mahal, kemudian masyarakat juga sangat mudah mencarinya. Mereka hanya menggunakan Handphone atau gadget mereka, kemudian search di google dan mereka menemukan barang yang mereka mau. Oleh karena itu Bisnis Baju Online tahun 2015 perlu anda garap saat ini. Lalu bagaimana CARANYA??

1. Dropshipper

Tentunya teman-teman sudah mengetahui cara kerja dropshipper. Intinya kita hanya membantu menjualkan produk orang lain. untuk lebih jelas silahkan membaca artikel saya yang lainya tentang resseller dan dropshiper

Baca Juga : Perbedaan Dropshipper dan Reseller

2. Reseller

Perbedaan reseller dengan dropshipper adalah untuk reseller ini kita harus membeli terlebih dahulu sebuah barang dengan harga yang tentunya lebih murah dari harga pasaran, kemudian kita jual kembali dengan harga pasar. Misal harga sebuah baju tipe tertentu 100.000 maka kita bisa mendapatkan harga 90.000 dikarenakan kita akan menjualnya kembali. Setelah kita beli kita bisa menjualnya dengan harga pasaran atau dibawah/diatas harga pasaran. tergantung cara kita menawarkan kepada orang.

3. Lakukan Survey

Anda perlu melakukan survey kepada pasar, model apakah yang sedang diminati para pembeli baju-baju melalui media online. Anda bisa membuat sebuah poling kemudian menyebarkan poling tersebut. Dari poling tersebut anda dapat mengetahui model apa yang sedang diminati oleh pasar saat ini, sehingga anda bisa menyediakan barang yang sangat dibutuhkan tersebut.

4. Carilah Suplier yang terpercaya dan Paling Lengkap

Sebagai acuan saja, adik saya membuka sebuah toko di ITC cempaka mas, dia selalu mancari model model terbaru dan unik tentunya agar berbeda dengan dagangan orang lain. Kemudian dia juga memasarkan melalui media-media online yang dia miliki seperti FAcebook, Instagram, Path, BBM dan lain-lain. Dengan demikian banyak orang yang menyukai produk-produknya. Anda juga bisa meniru cara-cara seperti itu untuk kemajuan usaha bisnis baju online anda. Dia selalu mencari suplier-suplier yang lain yang lebih lengkap, lebih murah dan lebih mudah dijangkau dan proses ordernya sederhana. Ini sangat penting bagi anda yang baru memulai bisnis baju online

5. Cari Konsumen bukan Untung

Ini perlu anda perhatikan karena saya anggap sangat penting. Saat ini sudah sangat banyak penjual baju online. oleh karena itu perlu bagi anda untuk memperhatikan konsumen anda. Pembeli sangat mudah mencari di media online. oleh kare itu pastikan keuntungan yang anda ambil tidak melebihi harga pasaran. Jika terbukti anda menjual lebih mahal dari toko online yang lain maka bisa saya pastikan pembeli akan pergi dari anda. Oleh karena itu cari kunsumen anda, bukan keuntungan. Anda bisa bayangkan ketika anda mendapat keuntungan yang tidak terlalu besar tapi dengan jumlah yang jauh lebih banyak maka hasilnya luar biasa.

6. Gunakan E-commerce

Bagi sebagaian besar orang mungkin tidak mengenal istilah e-commerce. Bagi mereka yang penting dagangan mereka laku. Tapi ketika ditanya, apakah pernah tahu atau mendengar lazada, tokopedia dan lain-lain? mereka akan menjawab “ya…saya tau” okelah…kita tidak terlalu perlu mengerti artinya…intinya jual produk anda di tempat-tempat tersebut. Alasanya adalah karena mereka terpercaya, pengunjungnya banyak dan proses pembelianya mudah dan tidak ribet. Oleh karena itu pasang foto-foto dagangan anda di toko-toko online.

Saya yakin anda akan berhasil, lakukan terus secara sabar dan berkesinambungan.

Related Posts

About The Author

2 Comments

Add Comment

Pesan Anda