Cara Menulis Cerpen Tenyata Mudah Sekali (TERBUKTI!!)

cara menulis artikel

Siapa yang masih sering membaca cerpen dari antara teman-teman?? Saya harap teman-teman tidak lupa dengan Cerpen yah??? Cerpen adalah kependekan dari Cerita pendek. Namanya juga sudah cerita pendek, maka biasanya cerita ini habis dalam sekali baca. Biasanya cerpen hanya beberapa halaman saja. Atau beberapa lembar dalam sebuah majalah.

Saya masih ingat cerpen-cerpen tahun 1990-an ditulis dengan arahan yang jelas, sehingga cerpen dulu banyak diminati orang. Hal ini dikarenakan banyak terkandung nilai-nilai kemanusiaan, gotongroyong, kekeluargaan yang diselipkan dalam cerpen tersebut.

Okey, ditengah sibuk dan era informasi seperti saat ini, maka banyak kita lihat orang-orang sudah malas untuk membaca cerpen. Sebenarnya Cerpen tidak menjadi favorit untuk dibaca karena banyaknya bacaan yang ada. Bahkan anak-anak sekarang lebih tertarik membaca hal-hal pertentangan, popularitas, gosip, olah raga, politik, domonstrasi bahkan sampai kepada berita kekerasan daripada cerita cerpen yang sarat dengan nilai-nilai norma yang benar.

Inilah yang menjadi dilema para penulis cerpen. Disamping itu, cerpen dianggap tidak realistis, tidak menarik, tidak update, tidak lucu dan kurang menghibur. lebih kepada Norma dan aturan-aturan yang diajarkan. Itulah penyebab terbesar mulai pudarnya pamor Cerpen.

Tapi kita tidak boleh meninggalkan kebudayaan kita. Menulis cerpen adalah salah satu budaya Indonesia. Oleh karena itulah saya ingin membuat artikel ini yang membahas tentang bagaimana Cara menulis cerpen dengan baik dan benar, tapi sangat mudah kita buat.

Baca : Belajar membuat teks berita lengkap

Bagaimana Cara Menulis Cerpen?

Namanya menuliskan sebuah cerita, pasti selalu ada yang namanya isi pesan. Apakah itu pesan teguran, pesan moral, kerohanian dan lain-lain. Apapun pesan dari sebuah cerpen, maka penting kita ketahui beberpa langkah atau pokok utama dari cara menulis cerpen ini. Sehingga cerpen yang kita buat bisa menarik minat pembaca. Apa saya sih yang perlu dilakukan dalam menulis cerpen??

#1. Pembuka

  1. Bagian pembuka ini biasanya membuka awal cerita, dan mulai memunculkan tokoh-tokoh yang berperan.
  2. Disini juga akan diceritakan latar atau situasi tempat kejadian.
  3. Menunjukkan karakter masing-masing tokoh
  4. Menunjukkan tokoh yang baik dan jahat. Tujuan hal ini dilakukan agar fokus pembaca langsung ter-arah kepada karakter dan sifat dari setiap orang tokoh
  5. Bangun juga tempo yang akan terjadi. Apakah cepat, medium atau cepat. Hal ini dirasa cukup penting karena ada orang-orang yang membaca butuh berlama-lama, tapi ada juga yang ingin mudah mencari klimaks dari cerita atau ending ceritanya.

#2. Isi atau badan cerpen

Namanya isi atau badan cerpen, di sinilah terjadi semua konflik, dan percakapan yang penting. Intinya adalah pada badan atau isi cerpen ini, diharapkan mampu mengajak semua pembaca memahami dengan menyeluruh, apa sebenarnya tujuan dari masing-masing tokoh, latarnya dan pesan apa yang ingin disampaikan.

Kamu juga perlu menunjukkan plot yang jelas dari sebuah karakter. Ini sangat penting apalagi untuk tokoh utama. Maksudnya adalah seperti ini, Misal tokoh utamanya adalah seorang anak yang miskin dan sering dihina kemudian pada pertengahan cerita dia mendapat teman yang baik, selalu membantunya. Tapi suatu saat dia mendapat masalah, tapi temanya tersebut sedang tidak bisa membantunya.

Ini adalah contoh yang bagus, sehingga kamu bisa memahami tokoh utama tersebut perlu dibuatkan sebuah plot yang lengkap. Dari sini tentu akan timbul konflik. Nah ketika timbul konflik tersebut, barulah bisa klimaks ceritanya. Kalau ceritanya sudah klimaks maka pembacanya akan puas.

Hal semacam inilah yang harus kamu bangun agar cerita kamu menarik. Ide cerita untuk cerpen biasanya bisa kita mulai dari konflik yang akan timbul.

#3. Penutup

Dalam penutup ini biasanya tibul duli sebuah konflik besar. Jika sudah terjadi konflik besar, barulah muncul solusinya atau penyelesaian konflik tersebut. Inilah yang disebut klimaks.

Kalau sudah muncul klimaks, cerita harus segera diakhiri. MENGAPA??? karena jika cerita tidak segera diakhiri, yang terjadi adalah “ngalor-ngidul”. Yap… orang akan melihat ceritanya “Memble”, Tidak jelas, dan cenderung menjebak pembaca.

Ketika hal tersebut terjadi, maka timbullah pemikiran orang utnuk malas membaca cerpen yang kamu buat.

Jadi Cara Menulis Cerpen sebenarnya hanya menggunakan 3 kerangka tersebut. Tidak perlu memikirkan ini dan itu. Secara garis besar poin pentingnya adalah sebagai berikut :

Tuliskan Narasinya (Rangakaian cerita)

Buat deskripsi yang jelas (menceritakan secara singkat apa yang ada di dalam cerpen anda)

Buat dialog dengan tujuan adanya kontak antara satu tokoh dengan tokoh lainya

Munculkan Konflik. Untuk konflik, saya sarankan kamu buat konflik yang sedang trend saat ini. Hal ini tentu akan menarik minat banyak pembaca. Misalnya saja tentang kemacetan, global warming atau mungkin tentang kebakaran hutan dan asap yang melanda Indonesia dan negara tetangga dan lain sebagainya.

Gunakan EYD atau Ejaan Yang Disempurnakan. Tujuanya agar setiap pembaca mudah memahami cerita yang kamu buat.

Jadi, Cara Menulis Cerpen sebenarnya sangat mudah bukan?? Jika kamu tetap kesulitan, hanya ada satu solusinya yaitu “MULAILAH MENULIS”. Ambil alat tulis mu, lakukan sekarang!!!

Semoga artikel di atas tentang Cara Menulis Cerpen bisa membantu teman-teman untuk membangkitkan “GAIRAH” dalam menulis cerpen lagi yah…. sukses penulis cerpen Indonesia.

Related Posts

About The Author

4 Comments

Add Comment

Pesan Anda