Gangguan Pernafasan Sebabkan Kematian – Gunakan OMRON Nebulizer

gangguan pernafasan

gangguan pernafasan | ilustrasi

Gangguan pernafasan penyakit pembunuh

Tahukah anda, bahwa gangguan pernafasan adalah salah satu penyakit pembunuh yang paling mematikan sampai hari ini? Sampai hari ini, manusia normal hannya mampu menahan nafasnya dengan tidak bernafas HANNYA selama 45 detik saja. Bahkan kebanyakan hannya bertahan kurang dari 30 detik saja.

Itu artinya, jika terjadi gangguan pernafasan kepada mereka, maka yang terjadi paling utama adalah kemungkinan pusing, lalu berikutnya sesak nafas, selanjutnya menjadi pingsan lalu paling parah bisa mengakibatkan kematian. Jadi WASPADALAH.

Beberapa penyakit gangguan pernafasan

1# Sinusitis

Dilansir dari wikipedia, maka yang disebut sebagai Sinusitis adalah:

Sinusitis, dikenal juga sebagai rhinosinusitis, adalah pembengkakan dari sinus (terdapat 6 sinus, 3 di kiri dan 3 di kanan). Dapat disebabkan oleh infeksi, alergi, atau masalah-masalah auto imunitas. Jika disebabkan oleh virus, biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam 10 hari. Hal ini merupakan suatu hal yang umum terjadi di daerah berhawa dingin (4 musim), di mana di Amerika Serikat terjadi 24-31 juta kasus sinusitis tiap tahunnya.

Untuk penyebabnya sendiri biasnaya dikarenakan 2 hal yang paling utama yaitu:

  1. Rhinogenik disebabkan kelainan pada hidung dan masalah hidung. Hidung menjadi tersumbat, akibatnya susah bernafas dan ini bisa berbahaya.
  2. Dentogenik/Odontogenik (penyebabnya kelainan gigi), yang sering menyebabkan sinusitis infeksi pada gigi geraham atas (pre molar dan molar)

Sementara itu untuk pengobatannya sendiri dapat dilakukan terapi gangguan pernafasan, atau menggunakan alat-alat bantu pernafasan seperti Omron Nebulizer ataupun produk sejenisnya.

2# Faringitis

Penyakit yang ditandai dengan adanya radang pada faring. Mungkin tidak semua orang mengetahui faring. Tapi penting bagi kita untuk selalu memperhatikan organ yang satu ini agar tidak terjadi peradangan, sehingga dapat menyebabkan gangguan pernafasan.

Biasanya akan timbul sakit pada saat menelan makanan atau minum, hal ini disebabkan karena adanya bakteri atau virus pada faring. Bakteri yang biasa menyerang penyakit ini adalah Streptococcus pharyngitis. Disarankan untuk tidak merokok, atau menghindari rokok. Jadi mulai hari ini berhentilah merokok.

3# Asma

Asma atau sesak napas ini merupakan penyakit yang menyumbat pada saluran pernapasan. Penyakit ini disebabkan oleh satu alergi pada bulu, debu, rambut atau jenis tekanan psikologis. Biasanya penyakit ini turun-temurun. Jika orang tua memiliki penyakit asma maka anak juga akan terkena penyakit asma.

Asma ditandai dengan kontraksi yang kaku dari bronkiolus yang menyebabkan kesukaran bernapas. Asma dikenal dengan bengek yang disebabkan oleh hipersensitivas bronkiolus (disebut asma bronkiale) terhadap benda-benda asing di udara.

Gejala penyakit Asma antara lain:
  1. Rasa sesak dan berat di dada.
  2. Ketika terjadi sesak akan terjadi bunyi “ngik-ngikkk” pada saat bernafas
  3. Badan lesu, seperti kurang semangat
  4. Pernafasannya pendek (menghirup dan membuang nafas)
  5. Sulit tidur karena gangguan pernafasan
  6. Kadang nafas tersengal-sengal
  7. Dada seperti ditekan dengan sesuatu yang berat
  8. Mudah terkena alergi yang berkaitan dengan debu dan asap

4# Influenza (Flu)

Tahukah anda, bahwa sebenarnya penyakit flu disebabkan oleh virus?. Penyakit influenza disebabkan oleh virus influenza. Memang virus ini tidak mematikan, tapi perlu dicermati dengan baik, karena berdampak pada daya tahan tubuh orang yang terkena flu tersebut.

Biasanya gejala yang muncul adalah hidung tersumbat, pilek, bersin-bersin dan tenggorokan gatal.

5# Bronkitis

Bronkitis adlaah penyakit radang di bagian cabang tenggorokan karena suatu infeksi. Bagi yang menderita, tubuhnya akan demam atau panas lalu menghasilkan lendir yang akan menyumbat di bagian batang tenggorokan.

Penyakit bronkitis dapat dikenali melalui gejala-gejala berikut ini.
  1. Sering terkena sesak nafas
  2. Kadang penglihatannya kabur
  3. Kepala terasa sakit dan kadang pusing
  4. Timbul warna merah pada wajah dan beberapa daerah lainnya
  5. Terjadi pembengkakan pada pergelangan kaki

6# Emfisema

Emfisema terjadi karena pembengkakan pada paru-paru disebabkan pembuluh darahnya kemasukan udara. Emfisema disebabkan hilangnya elastisitas pada alveolus.

Cara mencegahnya adalah:

  1. Berhenti merokok, karena penderita Emfisema biasanya perokok aktif
  2. Menggunakan inhealer
  3. Memberikan oksigen

7# Tuberculosis (TBC)

Tuberculosis atau TBC merupakan jenis penyakit paru-paru disebabkan karena serangan bakteri tuberculosis. Gejala utama termasuk demam, batuk, keringat malam, kelelahan dan kehilangan berat badan yang memiliki obat yang efektif tetapi, jika ditunda, dapat menyebabkan kematian.

Terapi TBC yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Pengobatan dengan menggunakan antibiotik selama kurang lebih 6 bulan tidak boleh putus
  2. Diberikan vaksin BCG (Bacille Calmette-Guerin)
  3. Berhenti merokok
  4. Hindarkan menghirup asap

8# Pneumonia

Pneumonia adalah kondisi dimana alveolus terisi oleh cairan limfe disebabkan disebabkan oleh bakteri, virus, jamur ataupun parasit di mana pulmonary alveolus (alveoli) yang bertanggung jawab menyerap oksigen dari atmosfer menjadi “inflame” dan terisi oleh cairan. Penyakit ini biasanya menyerang lanjut usia (lansia).

9# Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)

Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) bahasa inggrisnya Upper Respiratory tract Infection (URI) merupakan penyakit yang menyerang sistem pernapasan manusia bagian atas, yaitu hidung, laring (tekak), dan tenggorokan.

Biasanya ISPA ini terjadi kepada anak-anak, dimana sistem pernafasannya belum kebal terhadap serangan virus atau bakteri dari luar. Bahkan sebagian besar anak-anak yang masuk ke rumah sakit biasanya bermasalah dengan pernafasan.

10# Hipoksia

Hipoksia adalah gangguan pernafasan dimana terjadi pada orang yang memiliki sindrom kekurangan oksigen pada ketinggian tertentu. Kondisi paling fatal adalah ketika kekurangan oksigen, maka orang yang terkena Hipoksia bisa mengalami kematian. Jadi waspadalah.

Dari sekian banyak contoh penyakit gangguan pernafasan, maka kita dapat menyimpulkan bahwa perlunya ada perhatian khusus untuk mereka yang mengalami gangguan pernafasan. Untuk itu, berikut adalah cara pencegahan yang paling mudah dilakukan:

  1. Lakukan Terapi Gangguan Pernafasan sesering mungkin
  2. Gunakan alat bantu seperti Omron Nebulizer
  3. Gunakan Obat-obatan yang sesuai anjuran dokter
  4. Olahraga secara rutin
  5. Sering cek kesehatan agar mengetahui perkembangan penyakit gangguan pernafasan tersebut

OMRON Nebulizer, partner terbaik untuk mempermudah terapi gangguan pernapasan

Berikut adalah salah satu contoh partner terbaik dalam mengatasi gangguan pernafasan. Omron Nebulizer adalah alat terapi gangguan pernafasan terbaik sampai hari ini. Pastikan anda membeli alat yang lengkap dan cocok untuk anda agar hasilnya maksimal:

    1. Nebulizer NE-C803

      omron-nebulizer-alat-bantu-pernafasan

      omron-nebulizer | ilustrasi

      Spesifikasi:

      • Dilengkapi teknologi D.A.T dengan manfaat
        • Suara pengoprasian hening
        • Ukuran alat kecil dan ringan
      • Penggunaan obat yang efisien
      • Mengoptimalkan durasi terapi
      • Laju nebulasi (0,3ml/menit)
      • Ukuran partikel uap 3µm MMAD
      • Kapasitas obat 10ml (max)
      • Power listrik (AC Adaptor)

    2. Nebulizer NE-C801

      omron-nebulizer-alat-bantu-pernafasan-NE-C801

      omron-nebulizer-NE-C801 | Ilustrasi

      Spesifikasi:

      • Dilengkapi teknologi V.V.T dengan manfaat
        • Mengurangi sisa residu obat
        • Aman dan mudah digunakan tanpa silikon
        • Tidak ada bagian-bagian kecil yang mudah hilang atau dapat tertelan oleh anak
        • Memenuhi standard kebersihan
      • Suara pengoprasian yang kecil
      • Ukuran alat yang kecil dan ringan
      • Penggunaan obat yang efisien
      • Mengoptimalkan durasi terapi
      • Laju nebulasi (0,3ml/menit)
      • Ukuran partikel uap 3µm MMAD
      • Kapasitas obat 7ml (max)
      • Power listrik (AC Adaptor)
    3. Nebulizer NE-C801KD

      omron-nebulizer-alat-bantu-pernafasan-NE-C801KD

      omron-nebulizer-NE-C801KD

      Spesifikasi:

      • Dilengkapi teknologi V.V.T dengan manfaat
        • Mengurangi sisa residu obat
        • Aman dan mudah digunakan tanpa silikon
        • Tidak ada bagian-bagian kecil yang mudah hilang atau dapat tertelan oleh anak
        • Memenuhi standard kebersihan
      • Suara pengoprasian yang kecil
      • Ukuran alat yang kecil dan ringan
      • Penggunaan obat yang efisien
      • Mengoptimalkan durasi terapi
      • Laju nebulasi (0,3ml/menit)
      • Ukuran partikel uap 3µm MMAD
      • Kapasitas obat 7ml (max)
      • Power listrik (AC Adaptor)
      • Kids Accessories (Smile Bear dan Happy Bunny)
      • Termasuk masker infant, masker anak-anak, dan mouthpiece

    4. Nebulizer NE-C28

      omron-nebulizer-alat-bantu-pernafasan-NE-C28

      omron-nebulizer-NE-C28

      Spesifikasi:

        1. Dilengkapi teknologi Katup Virtual (V.V.T) dengan manfaat :
          • Mengurangi sisa residu obat
          • Aman dan mudah digunakan tanpa silikon
          • Tidak ada bagian-bagian kecil yang mudah hilang atau dapat tertelan oleh anak
          • Memenuhi standard kebersihan
        2. Penggunaan obat yang efisien
        3. Mengoptimalkan durasi terapi
        4. Laju nebulasi (0,4ml/menit)
        5. Ukuran partikel uap 3µm MMAD
        6. Kapasitas obat 7ml (max)
        7. Power listrik (AC Adaptor)

           

omron-nebulizer-alat-bantu-pernafasan-NE-C80-PROMO

About The Author

Reply

Pesan Anda