Hati-hati Bahaya Abu Vulkanik Untuk Pesawat Ketika Terbang

bahaya abu vulkanik terhadap pesawat

Frends, sudah tau bahaya Abu Vulkanik Untuk Pesawat Ketika Terbang??? kayaknya sebagian orang mungkin sudah ada yang tau, tapi tidak jarang juga yang tidak tau loh frends. Kali ini marketingjoss ingin memberikan sedikit wejangan yang agak berbeda dari biasanya sebagai bahan pertimbangan dan pengetahuan bagi teman-teman semua.

Kita tau bahwa Indonesia ini memiliki banyak gunung aktif. Artinya bahwa Indonesia sangat rentan dengan gunung meletus dan letusanya akan mengeluarkan Abu Vulkanik. Dengan demikian banyak masalah yang ditimbulkanya. Salah satu yang harus dicermati adalah tentang keselamatan penerbangan.

Biasanya kalau gunung sampai meletus, maka akibat fatalnya adalah daerah disekitar pegunungan tersebut, baik itu darat, perairan maupun udaranya pasti akan terkena imbasnya. Nah kali ini ini kita mau membahas apa efek letusan gunung yang mengakibatkan abu vulkanik bagi penerbangan ini.

Bahaya Abu vulkanik bagi pesawat adalah mampu masuk kedalam turboprop atau mesin jet pesawat, sehingga dapat mematikan mesin pesawat ketika dalam keadaan terbang. Coba teman-teman bisa bayangkan hal itu tidak?? Tentu ini sangat berbahaya. Oleh karena itu, biasanya jika terjadi gunung meletus, maka penerbangan yang melintasi area letusan tersebut bisa dipastikan akan diisolasi. Tidak boleh ada penerbangan dekat dengan letusan tersebut. bahkan bukan hanya sekedar dekat. Soalnya letusan gunung biasanya bisa mencapai puluhan kilometer.

Kejadian naas akibat letusan gunung pernah terjadi, Kejadian tersebut pernah dialami oleh pesawat Boeing 747-200 milik maskapai British Airways pada tanggal 24 Juni 1982 dengan rute penerbangan Kuala Lumpur – Perth. Tapi untungnya pesawat tersebut tidak mengalami kecelakaan. pesawat tersebut bisa mendarat di bandara terdekat dengan gunung meletus tersebut. Untuk lebih jelas mengetahui informasinya langsung saja Peristiwa british airways.

bahaya abu vulkanikPartikel debu yang sangat halus tersebut mampu masuk ke dalam mesin pesawat sehingga bisa masuk kedalam ruang bakarnya. Dan yang terjadi adalah matinya mesin pesawat dan tidak bisa beroperasi sebagaimana mestinya. Tentu ini sangat berbahaya.

Selain itu, jika debu vulkanik menempel pada bodi pesawat dalam jumlah yang cukup banyak akan dapat menimbulkan pengaruh terhadap manuver penerbanganya. Ini juga tentunya sangat berbahaya karena menghambat laju pesawat.

Jadi, tindakan otoritas penerbangan menutup bandara pada saat terjadi bahaya abu vulkanik ini adalah dinilai sangat tepat. Hal tersebut untuk keselamatan banyak orang baik yang terbang maupun yang ada di darat.

 

 

Related Posts

About The Author

Add Comment

Pesan Anda