Peraturan Google Adsense Yang Sering Ditabrak Publisher | AWAS!!

Peraturan Google Adsense

Ada berapa banyak sih peraturan Google Adsense ?? Saya yakin, jika anda bukan orang Google dan bukan yang menangani masalah Google Adsense, maka saya bisa memastikan kamu semua TIDAK AKAN PERNAH TAHU ada berapa banyak peraturan Google Adsense yang sebenarnya.

Apakah sedikit??? Ternyata TIDAK, lalu apakah banyak sekali??? Juga tidak. Saya bisa memastikan bahwa misalkan saja peraturan Google tersebut ada 500 peraturan, maka anda tetap akan disetujui sekalipun anda tidak benar 500 peraturan tersebut. Teman-teman pasti tetap bisa lolos seleksi untuk menjadi Publisher Google adsense. Itulah “SENI” dalam mengerjakan dan memperjuangkan Google Adsense. TIDAK ADA YANG TAHU.

Bagaimana peraturan Google Adsense bisa kita pahami?

Pertanyaan yang sangat bagus, sekaligus kemungkinan besar akan menjawab banyak pertanyaan orang yang selama ini mencari-cari jawabanya.

Kalau kita secara sengaja memahami peraturan Google Adsense secara keseluruhan, mungkin anda akan bosan bisa jadi juga tidak paham semua. Keburu lupa karena saking banyaknya. Jadi biasanya yang saya lakukan adalah, langsung mengetes apa yang saya baca dan pelajari saat itu juga.

Misalnya masalah penempatan iklan. Bahwa iklan banner yang diperbolehkan dalam sebuah page adalah berjumlah 3 banner. Jika lebih dari itu, mungkin anda bisa memasangnya dengan “Hard Code“. Tapi jangan sampai teman-teman semua tunggu di Banned kemudian barulah merasa hal tersebut seharusnya tidak dilakukan.

LALU BAGAIMANA??

Saya akan membagikan beberapa peraturan Google Adsense yang sering di tabrak olah banyak publisher Indonesia. Alasanya adalah sangat sederhana, ketika kesalahan itu mereka lakukan, akun Google Adwords mereka aman-aman saja. Sehingga mereka tidak mematuhi peraturan yang sebenarnya.

1. Overlay Dropdown Menu

Iklan seperti ini sudah pernah saya bahas secara gamblang beberapa waktu lalu. Intinya adalah menu kita tidak boleh melewati iklan Google Adsense secara overlay atau di atasnya. perhatikan gambar berikut ini :

Peraturan Google Adsense overlay

Foto diambil langsung dari blog Adsense Google | marketingjoss.com

Foto tersebut langsung saya ambil dari blog Google Adsense, dimana mereka dengan jelas mengatakan bahwa tidak diperbolehkan memasang iklan Google Adsense secara “Overlay Dropdown Menu“. Untuk lebih jelas bisa teman-teman baca di artikel pembahasan saya tentang Dropdown menu

Baca : Hati-hati pengguna Google Adsense Indonesia yang memiliki Drop-down menu

Mungkin teman-teman yang masih melanggar peraturan ini tidak langsung di Tindak oleh Google Adsense. Tapi ingatlah Frends, Google Adalah Google. Peraturan Google Adsense adalah peraturan yang tidak bisa anda intervensi. Jadi, jika pada suatu saat anda kena Banned karena kesalahan anda, maka jangan sekali-sekali menyalahkan siapapun. Apalagi menyalahkan bapak mu… hahahaha 😀

2. Klik Di Sini

kita tahu semua Publisher ingin iklan Adsense yang ada di website mereka di klik orang atau pengunjung. Tapi bukan berarti adna seenaknya membuat arahan untuk mengklik. Berikut peraturan Google Adsense mengenai ajakan untuk mengKLIK

Peraturan Google Adsense klik di sini

Foto diambil langsung dari blog Adsense Google | marketingjoss.com

Bagi teman-teman, jangan sekali-sekali melakukan hal ini, karena anda akan segera di Banned oleh Google. Jadi saran saya, biarkan saja iklan tersebut apa adanya alias NATURAL.

3. Menyatukan Gambar dan Iklan

Tidak diperbolehkan menyatukan iklan dengan gambar. Alasanya adalah dapat membingungkan pembaca ketika melihat gambar dan iklan. Bisa saja iklan dan gambar tersebut tidak sesuai, sehingga menimbulkan ke bingungan dan akibatnya pengunjung salah mengklik apa yang mereka inginkan. Hal ini akan dianggap iklan Invalid.

Peraturan Google Adsense gambar

Foto diambil langsung dari blog Adsense Google | marketingjoss.com

Perhatikan, Gambar tersebut sebetulnya bukan gambar dari iklan Google Adsense, tapi seolah-olah gambar tersebut menjadi bagian dari iklan, sehingga besar kemungkinan pengunjung akan mengklik gabar tersebut dengan cara mengklik iklan tulisan dari Google Adsense. Ini harus dihindarkan oleh Publisher.

4. Memasang iklan di dalam artikel berkali-kali

Ini sebenarnya bahasa saya sendiri. Maksudnya adalah dilarang atau tidak diperbolehkan memasang iklan di dalam artikel beberapa unit. Misalnya 2 unit iklan Adsense secara bersamaan, kemudian menyebabkan iklan tersebut seolah bagian dari artikel. Tentu ini membuat bingung pengunjung dan mengisyaratkan untuk mengklik iklan tersebut. dan ini melanggar peraturan Google Adsense

Peraturan Google Adsense iklan dalam artikel

Foto diambil langsung dari blog Adsense Google | marketingjoss.com

5. Erorr 404

Jangan pernah sekali-sekali menempatkan iklan pada halaman yang tidak ada isi atau kontenya. Perhatikgan gambar berikut :

Peraturan Google Adsense erorr

Foto diambil langsung dari blog Adsense Google | marketingjoss.com

Gambar di atas menunjukkan halaman tidak ditemukan. Akan tetapi ada iklan Google Adsense pada halaman tersebut. Hal ini akan menimbulkan kebingungan kepada pengunjung web atau blog kamu. Dengan demikian mereka akan mengira, bahwa artikel atau informasi yang mereka mau akan mereka dapatkan dengan cara meng-KLIK link iklan tersebut. Tentu ini masuk dalam kategori pelanggaran peraturan Google Adsense karena menimbulkan klik tidak valid.

Masih ada banyak lagi peraturan Google Adsense yang sering di tabrak Publisher. Akan tetapi mereka merasa tidak peduli dan tidak penting memahami hal semacam ini.

Untuk anda yang masih inging mengetahui tentang peraturan-peraturan Google Adsense terbaru, maka silahkan like atau berteman dengan Google+ saya. Boleh juga memberikan komentar. Satu hal yang saya inginkan agar semua Publisher di Indonesia memahami betul tentang peraturan Google Adsense yang sebenarnya. Sehingga tidak terjadi lagi pem-BANNED-an oleh Google. Oleh karena itu, Tolong teman-teman menyebarkan Informasi ini yah…. Terimakasih Frends 😀

Related Posts

About The Author

Add Comment

Pesan Anda