Warung Sembako sebagai peluang usaha modal kecil

Mimiliki usaha biasanya pasti butuh modal. Entah itu modal kecil ataupun modal sedang atau justru modal besar. Semua tergantung skala permodalan yang kita sanggup. Tidak perlu memaksakan diri untuk membuka warung yang besar. Yang paling penting adalah konsistensi dan ketersediaan selalu barang yang dibutuhkan masyarakat di sekitar tempat kita berdagang. Warung sembako ini memiliki ceruk pasar yang cukup bagus. Dikarenakan barang yang dijual pada warung sembako adalah barang Fast Moving. Artinya barang tersebut sangat dibutuhkan manusia dan terus menerus.

Beberapa contoh barang yagn dijual pada warung sembako adalah Telor ayam, Minyak goreng, beras, garam dan masih banyak lagi termasuk jajanan-jajanan kecil buat anak-anak. Keuntungan yang didapatkan dari produk-produk tersebut memang tidaklah besar. Terkadang malahan hanya beberapa ratus rupiah saja. Anda perhatikan dengan cara seksama, bahwa terlihat kecil bukan? Yaaa….memang kecil….tapi apakah anda pernah membayangkan bahwa keuntungan perbulan dari warung sembako bisa sangat besar?? Yaa…itu dikarenakan penjualan yang berkesinambungan setiap hari dengan kuantiti atau jumlah yang banyak

Misalkan anda menjual sebutir telor, dengan keuntungan hanya Rp 500,- perbutir. Kita perlu mengetahui bahwa sangat jarang orang membeli telor hanya sebutir saja, misal kita buat contoh pembeli tersebut membeli telor 5 butir. Berarti keuntungan dari 5 butir telor tersebut adalah Rp 500,- x 5 = Rp 2.500,- untuk sekali penjualan. Misal dalam satu hari ada 3 pembeli, maka total keuntungan untuk penjualan telor tersebut adalah Rp 2.500,- x 3 = Rp 7.500,- Lumayan kan???

Itu baru penjualan telor, bagaimana dengan penjualan beras, minyak dan lain-lain? Anggaplah keuntungan bersih dalam 1 hari tersebut adalah Rp 150.000,- maka dalam 1bulan penjual sembako tersebut telah mengantongi profit sebesar Rp 150.000,- x 30 = Rp 4.500.000,- LUARBIASA bukan?

Tertarik ingin melakukanya? Caranya mudah saja….kamu cari saja tempat yang tidak terlalu besar, dengan sewa yang murah dan saya rekomendasikan …buatlah di daerah perumahan yang sedang berkembang atau baru bangun. Biasanya daerah yang baru dibangun tersebut belum memiliki tempat-tempat penjualan untuk kebutuhan sehari-hari.

Untuk modal awal pembelanjaan barang-barangnya anda bisa memulai dari modal kecil saja yaitu antara Rp 5.000.000,- sampai Rp 10.000.000,- ini modal awal yang tergolong kecil. Kuncinya hanya satu, yaitu jangan pernah membelanjakan keuntungan penjualan untuk kebutuhan sehari-hari. Karena jika anda lakukan anda akan mengalami kerugian dikarenakan usaha anda akan sulit berkembang…justru cenderung akan merugi.

Ketika anda sudah mulai membuka warung sembako, buatlah promo-promo sederhana supaya anda bisa cepat dikenal orang di daerah anda, dan mudah lah bergaul dengan lingkungan anda. Jika ada yang berhutang…anda bisa memberikanya dengan aturan limit. Misal: boleh berhutang baling banyak Rp 100.000,- saja. Setelah hutangnya lunas terbayar, kemudian bisa hutang lagi. Selama hutangnya tidak terbayar, maka jangan pernah memberikan hutang lagi.

Itulah kunci-kunci sederhana membuat Warung Sembako sebagai peluang usaha modal kecil, tapi untungnya lumayan. Apalagi anda sambil mengerjakan yang lain. Yaaah….lumayan untuk tambahan pemasukan keluarga anda.

Pasti bermanfaat, Salam Dahsyat dan Sukses,

Related Posts

About The Author

Add Comment

Pesan Anda